CILACAP – Jawa Tengah provinsi yang terkenal dengan potensi jamunya, hal itulah yang menginspirasi acara “Festival Jamu dan Kuliner” yang mengusung tema “Jamu Goes to Millenial”. Jika tahun 2018 acara ini diadakan di Rembang, maka tahun 2019 Cilacap kabupaten yang dipilih sebagai tuan rumah.
Acara “Festival Jamu dan Kuliner” digelar di Exs Lapangan Batalion 405 Cilacap dari tanggal 27 sampai 29 September. Berbagai kegiatan memeriahkan acara tersebut seperti pameran produk jamu, pameran kuliner jawa tengah, parade jamu gendong, parade empon-empon, kesenian daerah dan pesta musik. Acara tersebut juga mengundang Didi Kempot sebagai bintang tamunya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya dalam “Festival Jamu dan Kuliner, Jamu Jago turut serta memeriahkan acara tersebut. Di acara tersebut Jamu Jago melaksanakan berbagai kegiatan untuk memperkenalkan Produk Jamu kepada generasi milenial seperti memutarkan film dokumenter sejarah jamu dan company profile Jamu Jago.
Ditandai dengan pemukulan kentongan festival dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinoeng Nugroho Rachmadi. Pada kesempatan tersebut hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf, Forkopimda, Ketua TP PKK Teti Rohatiningsih, para pejabat dari Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, para pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap dan pelaku industri jamu di Jawa Tengah.
Pada acara pembukaan “Festival Jamu dan Kuliner”, Jamu Jago menyediakan 600 gelas jamu Temu Jahe. Dipilihnya Temu Jahe dikarenakan Temu Jahe merupakan jamu favorit yang rutin dikomsumsi Presiden RI Joko Widodo setiap pagi sebelum beraktivitas. Sudah sejak lama temulawak jahe dipercaya mampu memelihara kesehatan liver dan kebugaran tubuh.
Ada juga acara “Jamu Goes to School” yang merupakan kerjasama antara GP Jamu dan Jamu Jago, dalam acara tersebut Jamu Jago melakukan sosialisasi didampingi duta wisata Cilacap di SDN Petungan Cilacap dan SMPN 8 CILACAP. Dalam acara tersebut Jamu Jago memberikan materi tentang sejarah jamu dan produk Jamu Anak Buyung Upik.

