Stunting adalah masalah kesehatan serius di Indonesia yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada anak. Kondisi ini tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga mengganggu perkembangan kognitif mereka. Dalam kurun lima tahun, angka stunting di Indonesia berhasil ditekan dari 30,8% di 2018 menjadi 21,5% di 2023, dengan penurunan rata-rata sebesar 1,85% per tahun. Capaian ini menjadi bukti nyata kerja keras berbagai pihak, namun upaya eliminasi stunting masih perlu dilanjutkan. Demi mewujudkan target ini, Pemkot Semarang melalui PKK Kota Semarang Bersama Jamu Jago dan Air Minum Biru mengadakan sosialisasi pencegahan stunting yang sekaligus memecahkan rekor MURI untuk “Es Potong Terbesar di Dunia”
Event bertajuk Gebyar 10 Program Pokok PKK kolaborasi bersama Jamu Jago dan Air Minum Biru telah sukses diselenggarakan pada Minggu, 6 Oktober 2024 di lapangan Kedondong, Semarang. Es potong ini memiliki ukuran luar biasa dengan panjang 1,5 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 40 cm. Dibuat dari bahan berkualitas seperti Air Minum Biru dan Buyung Upik Susu, es potong ini tidak hanya menyegarkan tetapi juga bergizi. Dalam acara tersebut, lebih dari 200 anak PAUD diberikan es potong sehat ini sebagai bagian dari sosialisasi mengenai pentingnya gizi.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang lebih sering disapa Mbak Ita, mengungkapkan, “Semoga ini menjadi spirit bagi 16 kecamatan di Semarang untuk bersama-sama menurunkan angka stunting hingga nol. Serta menjadi langkah untuk menciptakan anak-anak generasi emas Indonesia di 2045.” Ia menegaskan pentingnya tindakan konkret dan berkelanjutan dalam menangani masalah stunting, bukan hanya sekadar seremoni.
Yantje Wongso, CEO & Founder PT Biru Semesta Abadi, menekankan bahwa es potong adalah jajanan tradisional yang disukai anak-anak. “Kami ingin menularkan ide ini secara nasional untuk menghempaskan stunting. Air bersih dan sanitasi yang sehat sangat penting dalam proses ini,” ujarnya.
Vincent Suprana, Direktur Utama Djago Group, menambahkan bahwa keberagaman rasa es potong dari rasa susu coklat hingga vanilla akan menarik perhatian anak-anak dan mendukung peningkatan nafsu makan mereka. Jamu Jago adalah perusahaan jamu asli Semarang yang sudah berdiri sejak 1918 dan memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung kesehatan masyarakat, terutama dengan misi mulia pencegahan stunting di Indonesia.
Selain pemecahan rekor, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba kreasi minuman, lomba memasak dengan tema urban farming, lomba mewarnai untuk anak PAUD, dan lomba publisitas gemar membaca. Semua kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi dan pencegahan stunting.
Dengan komitmen dari berbagai pihak dan partisipasi masyarakat, diharapkan angka stunting di Indonesia dapat menurun. “Stunting bukan hanya masalah gizi, tetapi juga pola asuh dan sanitasi. Oleh karena itu, penanganan harus menyeluruh,” tutup Mbak Ita.
Kolaborasi antara Jamu Jago, Air Minum Biru, dan PKK Kota Semarang ini menunjukkan bahwa langkah-langkah kreatif dan inovatif dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Event seperti ini menjadi harapan untuk menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat dan cerdas.

